Bolehkah sih Bayi Kenakan Bedak?

Apa kabar bunda.. pada artikel kali ini kita akan bahas tentang bedak dan bolehkah bayi kenakan bedak? Biasanya bedak adalah sesuatu yang identik dengan bayi. Kebanyakan orang tua, bayi diberikan bedak terutama ketika habis mandi. Tapi tahukah bunda bahwa sebenarnya bayi tidak boleh gunakan bedak bayi secara sembarangan? Nah, artikel kali ini kita akan bahas tentang penggunaan bedak untuk bayi.

Bedak merupakan perlengkapan bayi yang kerap kali digunakan bahkan bukan hanya ketika setelah mandi saja, namun berkali-kali pada setiap kesempatan. Nah, ternyata bedak bayi digunakan tidak boleh sembarangan. Ada aturannya ketika menggunakan bedak untuk bayi. Padahal untuk orang tua zaman dahulu, sering menggunakan bedak bayi untuk memberikan kesan bayi dan memang sudah menjadi sebuah kebiasaan.

Jika memang tidak boleh sembarangan dan ada aturannya, bagaimana sih panduan penggunaan bedak bayi yang dianjurkan? Bedak sudah menjadi hal yang wajib bagi bayi yang baru lahir. Tak heran jika kemudian banyak orang menggunakan perlengkapan bayi yang satu ini sebagai kado saat bertandang ke rumah ibu yang baru saja melahirkan. Namun sebelumnya kita bahas terlebih dahulu fungsi dari bedak bayi.

Perlengkapan bayi mothercare terdiri dari berbagai jenis perlengkapan bayi yang bunda dan si kecil butuhkan. Ketika hendak memilih bedak jenis A atau jenis B, sebaiknya bunda ketahui dan pahami terlebih dahulu fungsi bedak yang sebenarnya. Benda yang satu itu bukan hanya membuat kulit bayi jadi harum lho, namun juga menjaga kelembaban kulit pada level yang wajar dan menjadikan kulit bayi terasa dingin dan sejuk. Memang, bedak bayi ini berfungsi untuk membuat kulit bayi tetap lembut dan membuat lebih terasa sejuk.

Kebiasaan menggunakan bedak tabur pada bayi banyak dilakukan oleh banyak orang tua. Hal ini mungkin karena tak banyak yang tau jika kebiasaan ini tidak dianjurkan karena penelitian menunjukkan bahwa bedak tabur beresiko masuk ke paru-paru bayi dan menimbulkan permasalahan bagi pernafasannya. Bedak yang dihirup tentu membuat pernafasan dan paru-paru bayi yang masih sensitif mengalami gangguan. Hal ini karena bedak tabur berwujud serbuk super halus, serbuk yang sangat mungkin terhirup oleh bayi.

Nah, untuk menghindari resiko berbahaya tersebut, bunda bisa mengganti bedak tabur dengan bedak padat untuk si kecil. Ketika mengusap ke tubuh bayi, pastikan menggunakan spon lembut secara perlahan. Selain itu, bedak padat tak perlu diberikan ke sekujur tubuh. Bunda hanya perlu menggunakan bedak padat untuk si kecil pada bagian yang sebenarnya amat membutuhkan bedak adalah leher, ketiak serta lipatan paha. Hal ini bertujuan untuk membuat bayi tetap terasa sejuk dan tidak berkeringat.

Bunda juga perhatikan bahan dari bedak bayi yang bunda gunakan. Ada banyak bahan yang digunakan untuk membuat bedak bayi. Namun sebaiknya hindari bedak berbahan dasar Talc karena bahan tersebut merupakan bahan yang didapatkan dari batu mineral yang kemudian digiling menjadi butiran super halus dan kemungkinan dapat menyebabkan radang paru-paru.

Berbagai pilihan perlengkapan mandi bayi tersedia di Mothercare.id yang dapat bunda dapatkan dengan cara belanja online dan tak perlu datang langsung ke toko.

Sebaiknya bunda tidak menggunakan bedak bayi dengan menaburkannya dalam jumlah banyak ketika si kecil setelah buang air. Memberikan bedak terlalu berlebihan hanya akan membuat sirkulasi udara di area tersebut menjadi tertutup dan bukan tidak mungkin akan menyebabkan iritasi. Jadi gunakan handuk lebut saja untuk mengeringkan pantat bayi. Terimakasih

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.